Buku yang mendahului edisi asli buku ini, Does Anything Eat Wasps? , merupakan fenomena yang mengejutkan dunia Penerbitan di pengujung tahun 2005. Kumpulan tanya jawab eputar sains yang diambil dari kolom Last Word di majalah New Scientist, Inggris, ternyata mampu bertengger didaftar buku terlaris, membuat para pengasuh kolom yang telah berusia 13 tahun ini terpana sekaligus terpesona.
Yang lebih istimewa lagi adalah kenyataan bahwa Does Anything Eat Wasps? Sesungguhnya merupakan kumpulan tanya jawab yang ketiga dari kolom yang sama. Dua kumpulan yang pertama menghasilkan penjualan biasa-biasa saja, dalam arti tidak sampai masuk ke dalam daftar buku terlaris. Ini, apabila direnungkan, disayangkan sekali, sebab kedua kumpulan pertama terbut berisi beberapa pertanyaan yang mengungkapkan dengan tepat sekali peran kolom The Last Word dalam majalah New Scientist, yakni menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dianggap aneh, nyeleneh serta remeh.
Misalnya, Mengapa ingus berwarna hijau? Mengapa keju menjadi berserat ketika dipanggang? Mengapa kertas perak membuat tambalan gigi terasa ngilu? Dan, tentu saja, mengapa kaki penguin tidak beku? Barangkali yang lebih penting, kedua buku pertama itu juga berisi jawab atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan setiap minggu oleh para pembaca yang baru belakangan menemukan kolom The Last Word. Tampaknya semua orang ingin tahu mengapa langit berwarna biru atau mengapa rambut berubah menjadi kelabu.
Yang menarik, pertanyaan paling populer ketika kedua buku Last Word yang pertama diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman adalah "Mengapa burung yang sedang tidur tidak terjatuh dari pohon?" Ini menjadi judul paling panjang untuk buku New Scientist yang pernah diterbitkan di mana pun di dunia Warum fallen schiafende Vogei nicht nom Baum? . Dan walaupun judul bahasa Inggris buku ini, Why Don't Penguins' Feet Freeze? masih kalah panjang, buku ini sampai sekarang masih paling tebal dan memiliki koleksi paling baik di antara kumpulan tanya-jawab Last Word yang pernah diterbitkan.
Karena merasa bahwa kedua buku yang pertama perlu dibaca oleh sidang pembaca yang lebih luas, kami sengaja memasukkan tanya-jawab terbaik dari situ untuk melengkapi bahan-bahan terbaru dari kolom majalah mingguan populer yang sama. Kami percaya bahwa secara keseluruhan buku ini akan membuat Anda terus terhibur selama beberapa pekan mendatang.
Does Anything Eat Wasps? mendapatkan sambutan yang hangat dari kalangan media, yang membuat saya tersipu-sipu setiap kali ditanya mengapa buku saya begitu laris. Sudah barang tentu, yang betul adalah: ini bukan buku saya sama sekali; buku ini buah karya para pembaca New Scientist. Ingat, semua yang Anda lihat di sini dikirimkan oleh parakontributor kolom The Last Word, baik untuk edisi cetak mingguan New Scientist maupun untuk edisi oniine. Ribuan pertanyaan diajukan setiap tahun dan jawaban yang masuk kurang lebih sama banyak. Maka jika Anda ingin menanyakan sesuatu seputar sains kepada sesama pembaca New Scientist, silakan berkunjung ke
http://www.newscientist.com/lastword.ns atau membeli majalah mingguannya. Bahkan lebih baik lagi, apabila menurut teman-teman Anda, Anda termasuk orang yang serba tahu, barangkali Anda orang yang kami cari. The Last Word dapat menjadi rumah yang alami bagi Anda, jadi mengapa tidak membantu kami menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tak pernah habis ke kolom ini? Tanpa masukan dari pembaca, kolom The Last Word tidak akan bertahan dan, asal tahu saja, sampai sekarang belum ada yang menemukan cara terbaik untuk menjadikan conker cukup kuat supaya bisa menang terus ketika diadu.
